Tuesday, October 9, 2018

Tuesday, September 18, 2018

Get to Know Angklung!!


Get to know Angklung, Heritage of Original Sundanese Traditional Music

 source: uzone.id

Angklung, this Sundanese original musical instrument is one of the cultural heritages that must be preserved. Coming from Kuningan Regency, this musical instrument made of bamboo has been recognized by UNESCO as a cultural heritage of Indonesia. Do not know, then do not love. In order to love this very valuable inheritance, let's get to know angklung deeper. Many unique facts that you may not know about this instrument so far, and everything will be discussed here.

The History of Angklung

There is no definite record of when exactly angklung was created. But history records that in the 12th century, this instrument had begun to be used, that is, during the Sunda Kingdom. This instrument is believed to be the caller of Dewi Sri to provide fertility for agricultural land. Usually, angklung is made of black bamboo and bamboo ater with various types of sizes that produce different music.


 source: nuscac.net

After that, angklung developed into several types. One of them is the tone of angklung music by Daeng Sutigna, a resident of Citangtu, Kuningan who was the first person to create diatonic angklung music tones. Because Daeng Sutigna also, angklung can play various types of music, both traditional and modern. Because Daeng Sutigna also, Kuningan Regency now calls itself Angklung Regency and has been established since 2010.

Angklung Type

Not only one, but there are several types of angklung. Starting from Angklung Kanekes played by the Baduy community, Angklung Reyog played in Ponorogo, Angklung Banyuwangi, Angklung Bali, Angklung Dogdog Lojor, Angklung Gubrak played by the people of Bogor, Angklung Badeng played by the people of Garut, Angklung Buncis played by the people of Bandung, Angklung Padaeng which is typical of Kuningan, Angklung Toel, Angklung Sri Murni and Angklung Sarinade which have a round tone.

 source: kata.co.id

How to Play Angklung

Different from angklung, the distinctive sound is also different. Likewise with the technique of playing it, driven in a different way, the tone will be different. The most widely used technique for playing angklung is Karulung, which is to shake it to the left and right. The second way is to check, aka jerk it. And the Tangkep technique, which is similar to Karulung, but there is one tube that is held in order not to vibrate.

Kuningan Angklung Festival


source: kemenpar.go.id

There are many angklung festivals that have been held in West Java and Banten, as well as several other areas. But what will soon be held is the Kuningan Angklung Festival, which will be held on August 17, 2018. Kuningan has repeatedly held angklung festivals and is always crowded with visitors. Not only from Kuningan area itself, but also from other regions who want to see firsthand the grand event of this traditional musical instrument. Interested in witnessing this annual festival? You can go to Kuningan by train. The easiest way is to buy Indonesian train tickets to Cirebon. From here, then you can continue the trip by mini bus or elf to Kuningan. Usually, when the angklung festival season arrives, Indonesian train tickets to Cirebon are always sold out. Therefore, you should prepare yourself for a long time so you don't run out. And be sure to buy at Traveloka which is already known as a trusted Indonesian train ticket agent. Compared to other lines, the train to Cirebon and then on to Kuningan is the fastest and most affordable transportation option. With a limited budget, you can enjoy the thrill of the angklung festival in Kuningan and all the way to other places that are not less interesting in this area.

Tuesday, July 24, 2018

Liburan Sekolah


Liburan Sekolah
Alliyah Nasywa 8D

 Setelah setahun melewati berbagai rintangan yang ada di kelas 7 bersama teman-teman sekelas, akhirnya saat perpisahan dengan teman-teman itu pun tiba. Aku naik ke kelas 8 dan berpisah dengan temanku yang dulu. Tentu saja selain kesedihan yang dialami ku itu, ada juga kebebasan yang didapat yaitu… LIBURAN SEBULAN!! Ahahahah! saat yang paling dinantikan para siswa sejagat raya telah tiba. Banyak temen aku yang akan berlibur ke luar negeri dan jalan-jalan ke berbagai macam tempat. Kalo aku sih ya masih setia sama kasur dan gak berpergian jauh kayak temen-temen gue.

Aku liburan ke rumah nenekku di Tangerang. Pertama, yang jelas aku bangun tidur, makan, dan mandi dahulu. Lalu aku sama orangtuaku naik mobil ke sana sekitar pukul 16.00 dan sampai disana sudah sekitar pukul 18.00 Sesampainya disana aku disambut dengan nenek dan tante beserta kucing-kucingnya yang entah sekarang ada berapa. Sehabis itu aku beres-beresin bawaanku dari rumah. Oh iya, hampir lupa dengan 2 hamster lucu yang aku bawa dari rumah karena takut nggak ada yang ngasih makan. Tapi sepertinya membawa mereka ke tempat nenek aku yang bagaikan ternak kucing itu adalah tindakan yang buruk. Semoga peliharaanku itu selamat ya, gak ditelan kucing. Nah, setelah selesai beresin barang bawaan aku mengambil alat gambar digital Wacom aku beserta dengan laptop. Habis dinyalakan laptopnya dan dipasang wacomnya, mulailah aku menggambar di atas Wacom dengan sesuka hati.

 Besoknya, aku bangun dari tempat tidur empuk menuju ke meja makan untuk makan. Hari ini aku berencana untuk menonton film horror di laptop tante aku bersama sepupu yang baru datang saat kemarin malam. Kita menonton film horror Korea di website kumpulan film-film. Film itu berceritakan tentang pengalaman sekelompok orang yang mempunyai keberanian tinggi untuk menjelajah ke berbagai tempat horror yang ada di seluruh dunia, dan kali ini mereka berkunjung ke rumah sakit jiwa yang sudah lama. Di bagian awal film awalnya tidak terlalu menyeramkan, tetapi saat sudah mulai di tengah saya udah mulai nggak berani untuk melanjutkan film itu. Tapi rasa penasaran saya melampaui rasa ketakutanku jadi mau nggak mau aku tetap lanjut nonton… subtitle nya doang.

 Hari terakhir menginap di rumah nenekku diakhiri dengan jalan-jalan ke IKEA Alam Sutra. Dan ternyata di sana itu ramai sekali, sampai-sampai mobil pada ngumpul semua di depan IKEA. Akhirnya tanpa nyari tempat parkir dahulu aku, mama, nenek, dan tante  jalan duluan ke dalam IKEA. Begitu di dalam.. haduhh… indahnya berdesak-desakan demi es krim legendaris khas IKEA banget, enak deh pokoknya. Nah, abis jajan-jajan di tempat makannya, kita langsung liat-liat perabotan yang dipajang dengan rapinya di dalam. Yah, seperti pengunjung yang lain, kita lebih banyak foto-fotonya daripada beli barang aslinya. Setelah sekian lamanya jalan tanpa henti sambil sekalian cuci mata, akhirnya tempat pembayaran pun terlihat di depan mata. Kita lalu bayar barang yang mau kita beli dan segera pulang.

 Setelah menginap selama 3 hari di rumah nenek dan hari ini adalah saatnya aku untuk pulang. Setelah bersalam-salaman bersama yang lain aku pun menaiki mobil dan segera untuk pulang ke rumah.
 Selain berliburan ke Tangerang, aku diajak mama aku untuk  pergi ke Jakarta Fair Expo di Kemayoran. Tadinya sih gue nggak tau, Jakarta Fair Expo itu memang event kayak apa sih? Habis nanya sama mama jawaban yang didapet adalah, “Ntar juga lihat sendiri pas udah sampe” dan di saat itulah gue nyesel udah nanya. Bagi yang nggak tahu sama yang namanya Jakarta Fair Expo atau kalo kalian orangnya gak suka olahraga… kalian akan terkejut begitu sudah sampai di sana.

Pas pulang bisa-bisa kalian berotot gara-gara JFE. Disana itu ada banyak banget produk-produk mulai dari makanan sampai pakaian dan lain-lain, dan juga semuanya yang ada di JFE itu udah di diskon!! Tapi jangan lupa, tempatnya itu luas pake bangettt. Tapi gapapa deh demi makanan gue rela jalan kaki dari ujung ke ujung. Pas udah selesai belanja-belanja, sesuai dengan yang gue perkirakan... kaki gue sampe sakit nggak kuat jalan lagi.


Sunday, January 14, 2018

Liburan Tahun Baru 2018

Menyambut Tahun Baru 2018

Uyeee liburan sudah tiba! Gak usah bangun pagi-pagi lagi buat sekolah. Semuanya libur dulu!! Biasanya gua sih pergi liburan ke rumah nenek di Serpong. Tapi gw nunggu ayah gw libur kerja dulu dan itu juga masih lama wkwk. Jadi hari pertama libur gw seperti biasa dimulai dengan gua bangun siang jam sebelasan gitu. Gw bangun langsung nyari hp dan jari gw dengan sendirinya mengarahkan gw untuk mencet logo Instagram. Di situlah gw mulai melihat berbagai macam post-an dan storygram temen-temen gw yang udah liburan ke bermacam tempat. Gw sekarang masih belum bisa jalan kemana-mana dulu. Yaudah sepanjang hari gw cuman tiduran di kamar main game berbau wibu gitu di hp wkwk. Karena ga mungkin banget kalo gw seharian main hp doang gw cari cara lain biar gak bosen. Untung gw orangnya suka gambar jadi kalo lagi gaada kerjaan gw biasanya buka sketchbook dan mulai corat-coret kertas kosong yang ada di depan gw itu. Kebetulan gw lagi pengen improve skill gw dalam menggambar cowok (eaaa) jadi gw mulai dengan menggambar husbu sejuta umat ini yang juga husbu saya yaitu Todoroki Shouto dari manga/anime My Hero Academia. Seperti bayangan gw….. hancur sudah muka tampannya Todoroki di tangan gw. Mulai dengan anatomi badan gw yang cacat ampe mukanya juga. Gua gambar ampe malem dan itu bisa aja sampe jam 12 gitu baru gw tidur.

Besoknya gw gak ngapa-ngapain juga, gw cuman di rumah. Nah daripada gabut sendiri mending gw ngechat sama temen gw yang baru meninggalkan Indonesia untuk sekolah di Singapore. Namanya Safina, dia temen otaku gw yang kalo di sekolah sering ngobrol bareng walaupun beda kelas. Hweee sedih banget gw, temen deket otaku gw pergi meninggalkan gw. Semoga kalo balik lagi bawain oleh-oleh buat gw ya wkwk gadeng canda, eh boleh juga deh.

Oke skip ke hari sebelum ulang tahun gw yang ke-13.
Hari ini tanggal 27 Desember, sehari sebelum ultah gw. Jadi gw udah nyiapin gambar countdown buat ultah gw gitu. Mulai dari H-3 sampai H-1. Tadinya sih gaada rencama buat jalan-jalan gitu tapi, tiba-tiba ayah gw ngajak gw ke Aeon mall di Bekasi yang masih baru itu. Yaa tanpa berpikir lama tentulah gw bilang mau. Gw langsung mandi dan siap-siap buat berangkat.

Pas udah nyampe itu seriusan dah nyari parkirannya lama bangett. Tapi setelah sekian lamanya akhirnya ketemu juga dehh. Karena ini baru pertama kali gw kesini, gw masih liat-liat dulu. Tempat pertama yang gw temui adalah tempat stationary. Gw memang tertarik banget sama yang namanya alat tulis apalagi yang bergambar lucu-lucu gitu. Tapi yang incar bukan alat tulis, melainkan art supplies untuk kebutuhan gambar gua sehari-hari. Akhirnya gw beli alat gambar yang gw butuhkan.

-Time Skip-
Setelah udah cukup belanja dan jalan-jalan gw akhirnya pulang (yaiyalah masa nginep) dan hasil borongan hari ini adalah art supplies, dan gantungan kunci hasil dari nge-gacha di tempat yang jual figure anime gitu.

Nah malamnya, gw nungguin ampe jam 12.00 buat ultah gw. Dan hasilnya gw malah dikasih kejutan ultah sama ortu. Sebenernya sih kalo kata gw udah bukan surprise lagi, soalnya pas pulang dari Aeon kan gw laper dan gw nyari makanan di kulkas. Yang gw temukan malah kue :v Gw nyomot sedikit sih kuenya, gapapa lah ya? Btw setelah itu gw ngecek hp berharap untuk ada yang inget kalo gw hari ini ultah wkwkwk

Gw hari ini bakalan ke rumah nenek gw. Gw bakal tahun baruan disana.  Menjelang tahun baru yang lain pada makan durian bareng-bareng gitu sementara gw menghindar karena salah satu buah yang gw nggak suka adalah durian. Sementara yang lain makan durian, gw malah tiduran di kamar siap-siapin instastory pas udah jam 00.00

Besoknya gw udah balik lagi ke Jakarta tapi, sebelum pulang mama gw ngajakin jalan-jalan ke The Breeze bareng nenek gw dan tante gw yang biasanya gw panggil ‘kakak’ karena masih muda dan mungkin emang itu udah terbiasa dari kecil gw manggilnya begitu. Disana kita cuman foto-foto dan makan-makan. Setelah itu gw balik ke rumah nenek buat istirahat bentar lalu langsung cabut ke Jakarta.

Yaaaa itulah liburan gw di akhir tahun 2017, maafkan gw kalo ada salah kata.

Semoga di tahun 2018 ini kita bisa memberikan yang terbaik yaa. Byee uwuwu

Friday, January 12, 2018

Wisata Edukasi

WISATA EDUKASI

Pada hari Kamis, 19 Oktober 2017 kelas 7 angkatan 26 dari SMP Labschool Jakarta akan berkunjung ke PUSPITEK dan TMII. Sambil berkunjung, kita juga disuruh untuk membuat sebuah video tentang kunjungan kita selama disana per-kelompok. Sebelum berangkat, tentunya kita mengikuti pengarahan di lapangan SMP Labschool  Jakarta terlebih dahulu. Setelah itu kita memasuki bus sesuai kelas masing-masing. Di bus saya duduk bersebelahan dengan Sarah.

Selama perjalanan kita mendengarkan musik dari handphone teman kita yaitu Vania. Kita dengerinnya lagu Indonesia dan Barat, karena kalau K-Pop nanti yang laki-laki pada marah :v Perjalanan menuju PUSPITEK memakan waktu sekitar 2 jam jadi kita ada yang ngemil-ngemil dulu.

PUSPITEK

Saat kita sudah sampai di PUSPITEK, kita segera menuju ruangan auditorium untuk mendengarkan sambutan dan pengarahan dari bapak pengurus PUSPITEK. Ia menjelaskan tentang apa itu PUSPITEK, kegunaannya, manfaatnya, dan masih banyak lagi. Ia juga mengadakan sesi tanya jawab dan beberapa orangnya adalah dari kelas kita, 7D.  Setelah selesai pengarahan, kita kembali ke bus untuk memakai jas lab dan segera menuju Bioteknologi-BPPT. Selama dijalan kita melihat landasan helikopter, taman kupu-kupu yang katanya jika dilihat dari atas akan terlihat seperti seekor kupu-kupu, dan juga ada 34 rumah adat dari 34 provinsi di Indonesia, disitu juga ditanam satu tanaman yang merupakan ciri khas dari masing-masing provinsi.

Bioteknologi-BPPT

Sesampainya di laboratorium Bioteknologi-BPPT, kami disambut oleh narasumber kita yaitu Bapak Imron Rosidi yang jabatannya adalah humas. Disana terdapat banyak laboratorium untuk penelitian jadi, agar tidak mengganggu mereka yang sedang meneliti terdapat larangan untuk merekam atau menfoto saat di dalam ruangan laboratorium. Tetapi sementara diizinkan karena kita ingin merekam untuk membuat video. Dikarenakan laboratoriumnya tidak cukup luas untuk menampung semua murid kelas 7D, beberapa orang (termasuk saya :v) ada yang menunggu di luar laboratorium. Seusai melihat-lihat ruang lab. kita pun bergegas menuju tempat yang ada banyaaaaak sekali tumbuhan.

Seusai berkunjung ke PUSPITEK, kita melanjutkan perjalanan menuju TMII. Sambil menuju TMII kita berganti baju menjadi baju angkatan. Saat sedang asyik bernyanyi mengikuti lagu yang disetel tiba-tiba ada sponsor BTS dan yang KPopers pada kesenengan :v Sudah kira-kira 1 jam kita di bus, dan akhirnya kita sampai di TMII. Eitsss tunggu dulu, tidak lupa kita ke Masjid Pangeran Diponegoro untuk melaksanakan shalat dzuhur terlebih dahulu.

TMII, SKYWORLD

 Setelah itu baru kita menuju Skyworld untuk melihat tentang benda-benda luar angkasa. Disana kita berkumpul di sebuah auditorium untuk menonton sebuah film tentang luar angkasa. Setelah itu kita memasuki ruangan yang penuh dengan benda-benda (miniature) luar angkasa seperti roket dan macam-macam pajangan berupa informasi-informasi tentang planet-planet. Seusai itu kita menunggu untuk giliran menonton 5D Cinema. Hmmm..kok lama banget ya? Iya nih karena tempat 5D Cinemanya terbatas, kita nunggu lama pake banget sampe akhirnya kita mendapat makanan buat yang masih nunggu. Pas nunggu sih emang panassss banget jadi banyak yang keringetan deh. Gak terasa habis makan ternyata udah giliran nonton aja, aku pun langsung memasuki ruangan. Uwooo….kursinya kayak tinggi gitu yakkk??? Dengan rasa agak takut aku duduk di kursinya, sebelum masuk juga kita mendapat kacamata 5D. Pas pertama sih takut tapi…..ternyata…..serunya kebangetan! Kursinya gerak-gerak trus ngeluarin gas gituuuuu. Oh iya, filmnya tentang ceritanya kita menaiki kereta kecil yang rel keretanya itu kadang bikin ngagetin. Rel nya putus lah, rusak lah, pokoknya gitu deh. Habis itu kita keluar dan kita menemukan tempat untuk beli minum dan makanan. 

Berlanjut ke Planetarium, kita dapat melihat berbagai rasi bintang dari bermacam-macam zodiac. Tetapi rasi bintang yang terlihat hanya dari September sampai Februari, untungnya aku ber-zodiak Capricorn jadi aku bisa melihat rasi bintang zodiakku. Kita berada disana cukup lama. Sebenarnya kalau di jadwal harusnya kita sedang berada di Dunia Air Tawar tetapi, tidak jadi dikarenakan oleh waktu menunggu yang sangat lama saat berada di 5D Cinema. Akhirnya setelah itu kita disuruh untuk kembali ke bus karena saat itu turun hujan jadi tidak sempat untuk ke Dunia Air Tawar. Kita ke Masjid Diponegoro dulu untuk melaksanakan shalat Ashar sekaligus Magrib. Seusai  itu kita masuk bus dan pulang ke SMP Labschool Jakarta. Di dalam bus sekarang tidak se-ramai tadi pagi karena sudah banyak yang tertidur lelap karena lelah habis banyak kegiatan. Kami sampai di SMP Labschool Jakarta sekitar pukul 7 lewat, 1 jam lewat dari yang panitia jadwalkan.

Kesan :

Wisata edukasinya seru banget soalnya bisa ngeliat-liat laboratorium pas di Bioteknologi-BPPT trus pas ngeliat rasi bintang di Planetarium. Tapi kalau aku lebih milih di Skyworld karena ruang angkasanya keren-keren >:3   Aku juga suka pas liat rasi bintang zodiac-zodiaknya  :)



Pengalaman Try Out

Di blog kali ini, aku akan bercerita tentang pengalamanku mengikuti try out UNBK di sekolah. Nah, sebenarnya di hari aku menulis blog ini...